Tuesday, February 21, 2012

Makanan Khas Nias

Pernahkah Anda berkunjung ke pulau Nias? Jika belum, saatnya Anda mencoba berwisata ke pulau nias, karena di sana mimiliki banyak objek wisata yang tidak kalah dengan objek wisata di daerah lain.

Seperti daerah lainnya, Nias mempunyai makanan khas yang tidak kalah unik dan khas. Makanan khas yang sudah turun temurun, sampai sekarang terus dibudidayakan oleh masyarakat Nias. Walaupun zaman sudah maju, banyaknya jenis makanan ala modern saat ini, namun makanan khas Nias tidak pernah dilupakan.

Berikut adalah beberapa makanan khas di Nias:

1. Ni'owuru
Ni'owuru adalah daging babi yang diawetkan dengan menggunakan garam.  Daging dioleskan atau ditaburkan dengan garam sebanyak-banyaknya. Semakin banyak garam maka semakin awet pula. Daging tetap awet dan tidak perlu ditaruh dalam kulkas. Cukup ditaruh dalam tempat tertutup seperti dalam baskom atau plastik. Daging ini bisa bertahan beberapa bulan bahkan beberapa tahun bila tempat penyimpanannya bagus. Soal rasa, pasti bisa ditebak, asin sekali, tapi rasanya tetap rasa daging khas asinnya.
Cara pengawetan seperti ini sudah turun temurun di nias sejak dari nenek moyang, karena dulu belum ada freezer atau kulkas sehingga inilah cara orang nias mengawetkan daging. Sebenarnya bukan hanya daging babi saja, bisa juga daging lain seperti daging ayam, ikan, dsb. Tetapi yg sudah menjadi kebiasaan adalah mengawetkan daging babi dengan garam, itulah yang dinamakan ni'owuru, daging babi yang diawetkan dengan garam.  Artikel mengenai Ni’owuru bisa juga di baca di sini.

2. Gowi Nihandro; Gowi Nitutu
Terbuat dari ubi-ubian seperti ubi jalar, ubi kayu, talas. Ubi direbus dan kemudian ditumbuk sampai semua bagiannya hancur, kemudian dimakan dicampur dengan kelapa yang sudah diparut.

3. Harinake
Daging babi cincang dengan cacahan yang tipis dan kecil-kecil.

4. Godo-godo
Ubi atau singkong yang diparut, dibentuk bulat-bulat kemudian direbus setelah matang ditaburi dengan kelapa yang sudah diparut.

5. I’a Soköli; I’a Ni’unagö
Ikan yang diasap, dengan tujuan agar daging ikan menjadi awet. Daging ikan diasapin beberapa jam, hanya menggunakan asap biasanya menggunakan sabut kelapa.

6. I’a Budu
Ikan yang diasinkan dengan garam dan dikeringkan dengan panas terik matahari

7. Köfö-köfö
Daging ikan yang dihancurkan, dibentuk bulat dan dijemur/dikeringkan/diasap.

8. Babae
Babae hanya disuguhkan pada acara adat, seperti saat pemberian nama anak yang baru lahir atau perkawinan. Babae terdiri dari kacang yang ditumbuk bersama kunyit disuguhkan bersama nasi yang dimasak dengan periuk tanah. Makanan tradisional babae yang berbahan dasar dari beras putih yang dimasak dengan menggunakan periuk dari tanah dicampur dengan kuah yang menyerupai bubur yang terbuat dari kacang putih (kini biasanya menggunakan kacang kedelai) yang telah dikupas kulitnya, kemudian direbus dan ditumbuk dan dibubuhi kunyit. Babae tidak dicampur dengan santan kelapa, tetapi dicampur dengan telur.

9. Tamböyö
Ketupat dengan beras ketan dimasak dalam santan kelapa. Tidak seperti di tempat lain, ketupat menggunakan beras biasa, namun ketupat di Nias atau tamböyö menggunakan beras ketan.

10. Boboto
Masakan dari fillet ikan kakap atau kerapu. Daging ikan dilayukan atau dibusukkan selama dua malam, lalu ditaburi gongsengan kelapa parut dengan bumbu-bumbu, dibungkus dalam daun singkong, kemudian dikukus dalam daun singkong.

11. Löma
Makanan dari beras ketan yang dimasak dalam seruas bambu, setelah sebelumnya digulung dengan selembar daun pisang. Löma juga ada di beberapa daerah lain yang dikenal dengan sebutan lemang.

12. Gae Ni bogö; Gae Ni Faga
Pisang kepok yang dipanggang dengan arang api yang masih menyala.

13. Tuo Nifarö
Minuman yang berasal dari air sadapan pohon kelapa yang telah diolah dengan cara penyulingan.

14. Tuo Mbanua
Minuman tuak mentah yang berasal dari air sadapan pohon pohon nira atau nakhe.

15. Kazimone; Saku Ni lökha
Terbuat dari bahan sagu, cara masaknya seperti membuat bubur, dengan menggunakan santan kelapa. Sagu yang digunakan adalah sagu yang sudah dikeringkan, yang diambil adalah hanya bagian sagu yang sudah berbentuk bulatan-bulanta kecil.

16. Saku Ni Laefe
Saku yang dibakar, tapi sebelumnya dipanaskan di atas tempat pemanggangan biasanya menggunakan tutup periuk, di buat lebih tipis dan merata, kemudian baru dibakar.

17. Kinobo
Makanan khas rakyat pulau Telo Nias Selatan yang terbuat dari bahan sagu.

Ya'ahowu!
Harkat Zamasi

Referensi
1.    Alumni SMAN 3 Gusit Lulus 2002. http://www.facebook.com/groups/157843980923503/
2.    Suku Nias. http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Nias
3.    “Babae” Ramaikan Bawömataluo 2011. http://www.nias-bangkit.com/2011/05/%E2%80%9Cbabae%E2%80%9D-ramaikan-bawomataluo-2011
4.    Ciri khas makanan Nias. http://niasisland.com/home/discuss_resp_inq.php?category_code_option=DC&s_category_code=DC&s_code=000148&code_option=000148&menu_name_option=Ciri%20khas%20makanan%20Nias.&process=Add&i=last&norp=20#bottom
5.    Makanan Khas Nias. http://niasisland.com/home/discuss_resp_inq.php?category_code_option=DC&s_category_code=DC&s_code=000174&code_option=000174&menu_name_option=MAKANAN%20KHAS%20NIAS&process=Add&i=last&norp=20#bottom
6.    Sandwich Ketupat dari Nias. http://travel.kompas.com/read/2009/10/21/16280826/Sandwich.Ketupat.dari.Nias

Sunday, February 19, 2012

Ni’owuru


Ni'owuru adalah daging babi yang diawetkan dengan menggunakan garam.  Daging dioleskan atau ditaburkan dengan garam sebanyak-banyaknya. Semakin banyak garam maka semakin awet pula. Daging tetap awet dan tidak perlu ditaruh dalam kulkas. Cukup ditaruh dalam tempat tertutup seperti dalam baskom atau plastik. Daging ini bisa bertahan beberapa bulan bahkan beberapa tahun bila tempat penyimpanannya bagus. Soal rasa, pasti bisa ditebak, asin sekali, tapi rasanya tetap rasa daging khas asinnya.

Cara pengawetan seperti ini sudah turun temurun di nias sejak dari nenek moyang, karena dulu belum ada freezer atau kulkas sehingga inilah cara orang nias mengawetkan daging. Sebenarnya bukan hanya daging babi saja, bisa juga daging lain seperti daging ayam, ikan, dsb. Tetapi yg sudah menjadi kebiasaan adalah mengawetkan daging babi dengan garam, itulah yang dinamakan ni'owuru, daging babi yang diawetkan dengan garam. 

Nias adalah sebuah suku yang mayoritas penduduk menganut agama Kristen dan Katolik. Tentu mengkonsumsi daging babi bukan sesuatu yang haram. Babi adalah binatang peliharaan masyarakat nias, binatang paling tinggi nilainya, selain bisa dimakan, bisa sebagai sumber penghasilan, dan yang terpenting lagi digunakan sebagai jujuran adat pernikahan. Tiap kali ada acara pesta adat , acara keluarga atau menjamu tamu misalnya, maka daging babi adalah hidangan paling special. Misalnya saja pada acara pernikahan, setiap keluarga dekat maupun para undangan yang menghadiri pesta pernikahan, pasti mendapatkan bagian daging babi atau ni’odöra. Maka biasanya pada jaman dulu bahkan sekarang  juga yang belum menggunakan freezer, ni’odöra tadi karena tidak habis dimakan maka diawetkan dan disimpan, nah mereka mengawetkan dengan cara mengasinkan menjadi ni’owuru.

Untuk menghilangkan garam atau rasa asin, bisa dibilas beberapa kali dengan air atau direbus satu sampai dua kali. Setelah selesai direbus diangkat lalu dibungkus dengan koran bekas, ini adalah tips agar garamnya keluar diserap oleh lembaran kertas koran, karena koran sifatnya lebih mudah menyerap cairan. Cara ini bukan berarti menghilangkan asin sama sekali, tentu rasa asinnya masih ada tapi sudah dalam kadar rendah. Cara masak, bisa dimasak dengan berbagai cara seperti memasak daging sesuai selera.

Bagi yang penasaran mencoba bagaimana rasanya ni’owuru, datanglah ke Nias, Anda pasti mendapatkannya dengan mudah. Ni’owuru adalah makanan khas di Nias.

Ya'ahowu!
Harkat Zamasi

Friday, February 17, 2012

Seni penamaan dalam pengembangan sistem


Dalam pengembangan sistem sebagai seorang software engineer perlu memperhatikan seni penamaan. Seni penamaan adalah aturan pemberian nama pada object, function,  filename dan sebagainya. Pemberian nama yang baik harus dengan pola tertentu, seragam dan mudah dimengerti. Seni penamaan ini merupakan bagian dari dokumentasi proyek pengembangan sistem. Dalam pengembangan sistem yang besar, developer tentu bukan hanya satu orang saja, tetapi bisa banyak. Sebagai seorang software engineer yang dalam hal ini systems analysts harus memperhatikan seni penamaan ini. Membuat rules (aturan) yang harus diterapkan oleh setiap developer. Sehingga apa yang dibuat oleh satu orang bisa dimengerti oleh orang lain. Keuntungan lainnya, bila developer resign, maka developer baru penggantinya bisa dengan mudah mengerti.

Salah satu contoh, saya temukan sebuah sistem yang cukup besar dan sudah digunakan beberapa tahun. Dalam contoh ini, saya melihat bagaimana mereka memberikan nama pada table dan setiap field. Membuat saya sangat pusing pada awal saya memegang database ini. Sebagai developer baru menurut saya sangat tidak seni, itulah akibat dari dulunya tidak peduli dengan seni penamaan. Result oriented itulah yang sering terjadi "pokoknya jadi dulu, lalu bagaimana nantinya ya nanti saja, itu masalah nanti". Ini konsep yang salah dalam membangun sistem, pemahaman akan jangka panjang harus diperhatikan. 

Berikut adalah table mahasiswa, saya tampilkan beberapa field saja.

Kurang baik
Baik (cara 1)
Baik (cara 2)
Nama table: msmhs
Nama table: msmahasiswa
Nama table: mahasiswa
nimhs
NIM
Nim
Kdfak
KodeFakultas
kode_fakultas
Kdjur
KodeJurusan
kode_jurusan
nofom
NomorFormulir
nomor_formulir
namhs
NamaMahasiswa
nama_mahasiswa
almhs
AlamatMahasiswa
alamat_mahasiswa
ktmhs
KodeMahasiswa
kode_mahasiswa
Kdpos
KodePos
kode_pos
tlmhs
TelponMahasiswa
telpon_mahasiswa
jnkel
JenisKelamin
jenis_kelamin

Contoh table mahasiswa di atas adalah satu dari ratusan table dengan gaya penamaan yang disingkat-singkat. Caranya pun menyingkat tidak ada aturan, sehingga developer barupun pasti pusing apa maksud dari field atau table tersebut. 

Jadi yang perlu diperhatikan dalam pemberian nama yang baik, yaitu:
- Tulis nama dengan jelas dan jangan disingkat
- Bila terdiri dari dua kata atau lebih bisa dipisahkan dengan huruf capital setiap huruf pertama dari setiap kata (cara 1) atau dipisahkan dengan underscore (cara 2)
- Lengkapi dokumentasi atau keterangan setiap table dan field
- Ingat bahwa apa yang dibuat, bisa dimengerti dan digunakan oleh orang lain.

Thursday, February 16, 2012

Web Style

Pengembangan sebuah web adalah suatu pekerjaan yang membutuhkan teknik tertentu. Sekilas, pengembangan web pada saat ini bisa dilakukan dengan mudah karena dibantu dengan tools yang saat ini sudah begitu banyak dan kaya dengan fitur. Fitur-fitur yang memberi kemudahan bagi developer untuk membuat design web tanpa harus menyentuh code seperti HTML, javascript dan CSS. Bahkan sekarang ini pengembangan web site tidak hanya dilakukan oleh orang yang mengerti programming atau web designer, bahkan orang awampun bisa dengan cepat mengerti dan bisa membangun webnya sendiri.

Namun, kemudahan tersebut bukan berarti ketika membangun sebuah website, menggunakan tools yang cepat dan kemudian langsung jadi sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Membangun sebuah website perlu ada perencanaan mulai dari content, navigasi, style, dan sebagainya. Maka dalam hal ini dibutuhkan skill yang bisa mendukung seseorang developer dalam membangun sebuah web site yang baik.

Ada satu web site yang menyediakan tutorial online dan gratis dipelajari yaitu di http://webstyleguide.com, dalam website mengajarkan bagaimana  merancangan sebuah website yang baik.

Selamat belajar...

Monday, February 6, 2012

Aplikasi Open Source Gratis


Aplikasi Open Source yang bisa didapatkan dan digunakan gratis.

Blogs
b2evolution
Nucleus
pMachine Free
WordPress
Content Management
Drupal
Geeklog
Joomla
Mambo Open Source
PHP-Nuke
phpWCMS
phpWebSite
Post-Nuke
Siteframe
TYPO3
Xoops
Customer Relationship
Crafty Syntax Live Help
Help Center Live
osTicket
PerlDesk
PHP Support Tickets
Support Logic Helpdesk
Support Services Manager
Discussion Boards
phpBB2
SMF
E-Commerce
CubeCart
OS Commerce
Zen Cart
F.A.Q.
FAQMasterFlex
Guestbooks
ViPER Guestbook
Hosting Billing
AccountLab Plus
phpCOIN
Image Galleries
4Images Gallery
Coppermine Photo Gallery
Gallery
Mailing Lists
PHPlist
Polls and Surveys
Advanced Poll
phpESP
PHPSurveyor
Project Management
dotProject
PHProjekt
Site Builders
Soholaunch Pro Edition
Templates Express
Wiki
TikiWiki
PhpWiki
Other Scripts
Dew-NewPHPLinks
Moodle
Noahs Classifieds
Open-Realty
phpAdsNew
PHPauction
phpFormGenerator
WebCalendar

Sumber: http://www.andalan.net/hosting.php?PHPSESSID=3b3a9149d0b7ef613b738909a8264eee

Tuesday, January 17, 2012

Melihat Lokasi Berdasarkan IP Address

Bagaimana caranya melihat lokasi seseorang dengan melihatnya dari IP Address?

Biasanya di forum-forum tertentu setiap posting user disertakan dengan IP Address dimana tempat user tersebut online, atau ada beberapa hal lain menampilkan IP Address. Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet (http://id.wikipedia.org/wiki/Alamat_IP).
Ada banyak fungsi dari adanya IP Address ini, salah satunya adalah bisa mengetahui lokasi dari IP address tersebut. Salah satu website yang memberikan informasi lokasi dari IP adress yaitu di http://www.utrace.de. Informasi lokasi cukup jelas karena karena langsung diarahkan dengan menggunakan google map. Contoh seperti di gambar berikut.


Saturday, January 14, 2012

Pelayanan Kapal PELNI yang melayani jalur Tanjung Priok Jakarta – Gunungsitoli Nias

129-2010: Business Intelligence Solution to Improve Educational Standards and Performance for an Australian State Education Authority
Pulang kampung naik kapal Lawit, salah satu kapal PELNI dengan keberangkatan dari pelabuhan Tanjung Priok. Dengan waktu keberangkatan 20 Desember 2011 pada pukul 09:00. Perkiraan banyak yang pulang kampung seperti di tahun sebelumnya, kenyataannya sedikit. Dari Tanjung Priok terasa santai karena kapal sudah tiba di pelabuhan sejak pukul 5 pagi dan para penumpang diijinkan bisa naik. Beda dengan dulu, penumpang naik pada saat yang bersamaan.
Kapal Lawit adalah salah satu pilihan transportasi laut pulang pergi Nias-Jakarta selama beberapa tahun terakhir. Sampai saat ini hanya melayani perjalanan satu kali dalam sebulan dari Jakarta ke Nias dan sebaliknya. Merupakan pilihan bagi masyarakant Nias yang ingin pulang pergi Nias-Jakarta karena harga tiket yang lumayan terjangkau. Walaupun dengan waktu tempuh yang cukup lama 4 hari 3 malam, tidak jarang lagi yang mabuk dalam perjalanan, menguras energi dan jenuh, namun kapal Pelni tetap menjadi pilihan.
Pertamakalinya saya sudah menggunakan jasa PELNI sejak tahun 2002, kemudian setelah itu beberapa kali saya pulang-pergi Nias-Jakarta. Bila dibandingkan dengan pelayanan PELNI antara tahun 2002 dengan saat ini sangat jauh berbeda. Dulu, pelayanan PELNI sangat baik dan professional, tetapi sekarang jauh dari kondisi baik.
Berikut ini adalah beberapa catatan saya tentang pelayanan PELNI selama pulang kampong dengan naik kapal Lawit. Pelayanan yang cenderung merugikan para penumpang, tidak mengutamakan kenyamanan dan keselamatan para penumpang. Adapun yang sudah saya rangkum, yaitu:
1.     Kasur di kelas ekonomi diperjual belikan oleh ABK
Banyak kasur ranjang di kelas ekonomi tidak ada, sebelum pemberangkatan dari pelabuhan Tanjung Priok, pedagang asongan ada yang menawarkan tikar plastik Rp 5.000. Kemudian ada juga yang menawarkan kasur, kelihatannya para ABK, kasur yang seharusnya ada di ranjang para penumpang, ditawarkan dengan harga Rp 5.000 per kasur. Tinggal nego harga terus ABK suruh tunggu sebentar, kasur kemudian muncul entah diambil dari mana.  
Itulah yang terjadi dengan kasur di ranjang kelas ekonomi, anehnya pada saat naik, ada beberapa yang sudah ada kasur, ada juga yang kosong, kemudian ada ABK yang menawarkan kasur untuk disewa. Ada  ketidaksamaan dalam pelayanan, harusnya kasur ini sudah masuk dalam biaya tiket Rp. 351.000.
2.     Kebersihan kamar mandi
Masuk ke toilet laki-laki, semua uriner rusak, air dari wastafel tidak mengalir, shower tidak berfungsi. Aroma tidak sedap yang terhirup, harus menahan nafas kuat-kuat untuk melawan aroma tak mengenakkan. Terkadang keinginan untuk ke kamar mandi seperti menjadi beban, tapi itu juga sudah menjadi kewajiban, harus bagaimana lagi.
3.     Air di kamar mandi suka macet
Pernah sore hari pada saat jam mandi, seorang anak kecil menangis, keluar dari kamar mandi bersama bapanya karena air tiba-tiba saja terhenti. Sabun di badannya belum sempat disiram, air sabun masuk di matanya sehingga dia menangis. Sambil berjalan dan anak ini menangis, mereka keluar mencari kamar mandi yang ada airnya.
Menurut penjelasan seorang ABK bahwa pasokan air kapal hanya diperoleh dari Jakarta, sedangkan dari Padang, Nias dan Sibolga, tidak disedikan oleh Pemerintah Daerah setempat. Katanya dari pihak manajemen PELNI sudah beberapa kali memberi permohonan kepada pemerintah daerah tapi belum ada tanggapan. Itulah alasannya air dihemat, dan sering dimatikan “walaupun pada saat jam mandi para penumpang”. Tapi anehnya pada saat kami tiba di Padang, ada pasokan air dari pelabuhan Teluk Bayur.  Kurang lebih 2 jam di Padang, sambil para penumpang naik, ada selang air yang dialirkan ke kapal.
4.     Penumpang bisa merokok seenaknya dalam kapal
Para penumpang yang perokok bisa merokok dengan sembarangan dalam kapal. Tentu sangat membahayakan kesehatan, sementara dalam kapal banyak anak-anak balita. Walaupun sudah ada larangan merokok di dinding kapal tapi tidak dihiraukan. Tidak ada teguran yang tegas dari PELNI untuk tidak merokok dalam kapal. Tidak memberikan pengarahan yang jelas, seharusnya bila ingin merokok di tempat yang sudah ditentukan atau di tempat terbuka.
5.     Biaya sewa ruang
Dek dua ini harusnya tempat para ABK kapal, tapi di sini banyak penumpang, katanya kamar ABK ini dijual bagi penumpang Ekonomi kalau mau tinggal nambah Rp 200.000 per orang. Di dalam kamar memang ada ranjang dan AC lebih dingin.

6.     Makanan
Pada siang di hari pertama, dari pusat informasi memberitahukan bahwa sejak November 2011, air minum tidak disedikan lagi pada saat makan pagi, siang dan malam. Di kelas ekonomi, sarapan pagi dengan lauk dengan sedikit telur dadar yang dipotong-potong kecil, sepotong kecil tahu, sayur kol, dan sebagainya. Makan siang dan malam dengan sepotong ikan kecil, dengan rasa daging yang sudah tidak segar. Mungkin kalau di rumah, kondisi makanan seperti ini harusnya sudah tidak dimakan. Aromanya yang sudah tidak segar, membuat nafsu makan hilang.
Di depan tangga dek 3, ada  ABK yang menjajakan atau berjualan makanan, gorengan, jual kopi, buah-buahan, kerupuk, dsb. Ada juga penjual keliling buah, kerupuk dalam dek penumpang. Kalau kantong tipis, harus berpikir ulang, beberapa dari penumpang tidak makan makanan dari kapal, tapi membeli makanan kantin dengan harga Rp 10.000 satu porsi. Banyak orang kesal dengan kondisi makanan ini, mungkin makanan orang penjara lebih enak dari makanan di kelas ekonomi.
7.     Naik ke kapal
Pada saat kami tiba di pelabuhan Teluk Bayur Padang, penumpang naik lebih banyak lagi. Sekitar 2/3 dari penumpang yang datang dari Jakarta. Penumpang naik sekaligus, sehingga naik dengan berdesak-desakkan. Sampai lorong dek kapal penuh, karena penumpang tidur di situ. Penuh sesak para penumpang, kebanyakan tidur di dekat pintu keluar dek 4 dan dek 5. Begitu prihatin melihat kondisi penumpang yang tidur di teras-teras kapal, banyak yang masih anak-anak bahkan balita, satu malam tidur dengan menahan derasnya angin malam. Tapi semuanya itu dianggap santai oleh para penumpang, yang penting sampai di kampung halaman.
8.     Turun dari kapal
Sampai di pelabuhan Gunungsitoli Nias, pusat informasi kapal memberitahukan bahwa waktu pemberhentian hanya 1 jam. Tangga turun yang tidak memadai dan membahayakan penumpang, hanya dengan sebidang tangga besi yang licin, bila tidak hati-hati maka kaki bisa terpeleset, harus sangat hati-hati ditambah lagi beban barang bawaan, dorongan dari penumpang lain yang ada di belakang dan ada perasaan terburu-buru mengingat waktu yang sangat singkat, ada perasaan takut ditinggal. Cuaca yang tidak mendukung, hujanpun turun sepanjang kapal berhenti. Sampai di perjalanan pulangpun, kami masih diguyur hujan.
Para petugas pelabuhan terkesan tidak tanggap, hanya diamankan oleh beberapa orang saja. Ditambah dengan fasilitas tangga turun yang sangat licin, membuat waktu turun penumpang menjadi lama, sementara dari pihak PELNI terus memberi informasi bahwa kapal akan diberangkatkan sebentar lagi.
Penumpang turun dengan gelisah, khawatir dibawa ke Sibolga, ada juga yang khawatir dengan barang yang masih tertinggal di atas kapal. Ada juga yang sudah sempat turun, tapi tidak dibolehkan naik lagi, sementara masih ada barang yang tertinggal di kapal. Para penjemput juga tidak diperbolehkan naik ke kapal. Stress, emosi, dan khawatir bercampur aduk dirasakan oleh para penumpang kapal. Bahkan tidak jarang para ibu-ibu yang membawa anak kecil teriak dan menangis pada saat turun. Dari dalam kapal tidak ada pengamanan dari petugas, sehingga ada aksi saling dorong, tidak peduli lagi ada anak-anak atau orang tua (orang tua yang lanjut usia).
Dalam hal ini, kapal PELNI hanya memberikan waktu 1 jam turun kepada para penumpang, sementara jumlah penumpang banyak, sebagian besar membawa barang-barang banyak, dan fasilitas tangga turun yang tidak memadai. Terkesan PELNI seperti tutup mata, tidak mau tau pokoknya penumpang harus turun cepat dalam 1 jam, tidak peduli dengan keselamatan penumpang, tidak peduli dengan jumlah penumpang yang banyak dan fasilitasnya. PELNI terkesan hanya ingin DUIT para penumpang………

Saran
Dari beberapa poin di atas, berikut saran buat PELNI, mudah-mudahan menjadi masukan yang positif.




  1. Sebaiknya PELNI melakukan evaluasi terhadap pelayanannya. Lebih memperhatikan kenyamanan penumpang, bukan hanya pada keuntungan semata. Karena bila begini terus, maka kesan terhadap pelayanan PELNI akan terus memburuk, bukan membaik. Walaupun memang saat ini PELNI menjadi salah satu pilihan utama transportasi khususnya bagi masyarakat Nias, tetapi lain kali orang berpikir dua kali untuk naik kapal, mendingan naik pesawat mahal tapi nyaman atau memilih alternative transportasi lain.
  2. Bila menaikkan harga tiket pun menurut saya tidak masalah, asal diimbangi dengan perbaikan pada pelayanan yang lebih baik.
  3. Waktu pemberhentian di pelabuhan Gunungsitoli yang sangat singkat hanya 1 jam, dimana waktu ini tidak cukup dengan jumlah penumpang segitu banyak. Seharusnya PELNI bisa membatasi kapasitas penumpang dengan waktu turun 1 jam. Seharusnya ada perbandingan, dalam waktu turun 1 jam berapa jumlah maksimal penumpang. Jangan asal menjual tiket dengan jumlah yang banyak, tetapi tidak bisa memberi waktu yang cukup bagi penumpang turun dari kapal. Jangan  hanya mementingkan diri sendiri, dalam hal ini PELNI hanya peduli dengan keuntungan PELNI sendiri, sementara kenyamanan dan keselamatan para penumpang menjadi taruhan.
  4. Menurut  informasi yang saya dengar tentang waktu pemberhentian di pelabuhan Gunungsitoli, bila lewat dari waktu 1 jam maka akan dikenakan denda pajak oleh pihak Pelabuhan. Itulah yang menjadi alasan PELNI mengapa terus memaksakan penumpang turun cepat dalam waktu 1 jam.
  5. Dalam kondisi seperti ini, saya lebih menyoroti manajemen PELNI yang tidak mengedepankan pelayanan terhadap pelanggan (penumpang), harusnya PELNI bila berani mengangkut penumpang banyak, maka PELNI juga seharusnya bertanggungjawab untuk membayar pajak lebih untuk waktu pemberhentian di pelabuhan, memberikan waktu yang cukup bagi penumpang.
  6. Fasilitas seperti tangga turun ataupun naik, sangat tidak layak dan bisa mengancam keselamatan para penumpang. Dalam hal ini saya tidak begitu paham apakah fasilitas ini seharusnya disediakan oleh petugas pelabuhan atau kapal PELNI. Yang penting dalam hal ini adalah PELNI dan pihak Pelabuhan harusnya lebih mementingkan pelayanan kepada penumpang, baik dalam hal pelayanan selama di kapal dan pelayanan pada saat naik dan turunnya penumpang.
  7. Buat para penumpang kapal, bila naik kapal agar mempersiapkan semua kebutuhan yang tidak didapatkan di atas kapal.



Harapan


  1. Semoga tulisan ini bisa dibaca oleh semua orang khususnya para masyarakat Nias, mengetahui kondisi pelayanan di kapal PELNI saat ini. Bagi penumpang yang sudah naik kapal Lawit, dan merasakan kondisi yang sama dengan dengan saya, agar memberi dukungan komentar dan bila perlu ditambahkan mana lagi yang tidak ada dalam tulisan ini.
  2. Buat manajemen PELNI, menjadi masukan yang positif agar ke depannya pelayanan PELNI menjadi lebih baik dari sekarang, bukan PELNI yang lebih mementingkan keuntungan sendiri, tetapi menjadi PELNI yang lebih mementingkan kepentingan pelanggan (penumpang), “Seberapapun mahalnya pelanggan berani bayar bila diberikan pelayanan yang baik”.
  3. Buat Pemerintah Daerah Nias, khususnya Bapak Bupati Gunungsitoli Nias, agar infrastruktur transportasi yang sudah ada bisa lebih baik lagi dan peduli dengan para penumpang, khususnya penumpang dari Nias. Agar fasilitas di pelabuhan seperti tangga turun penumpang, disediakan tangga turun yang tidak mengancam kesemalaman penumpang. Kiranya Bapak Bupati juga memperhatikan waktu pemberhentian kapal PELNI yang sangat terbatas, sehingga waktu naik dan turun penumpang bisa lebih lama. Karena naik atau turun berdesak-desakkan bisa mengancam keselamatan masyarakat Nias yang turun ataupun berpergian.






Akhirnya, semoga tulisan yang berisi pengalaman selama naik kapal PELNI pada Desember 2011 yang lalu ini bisa mewakili pengalaman dari para penumpang lain. Kiranya tulisan ini bisa didengar baik oleh pihak PELNI dan Pemerintah Daerah Nias akan kondisi masyarakat Nias.
Ya’ahowu.
Oleh: Harkat Christian Zamasi
Email: harkatchrist@gmail.com
Nias, 24 Desember 2011

Saturday, July 2, 2011

Cara terakhir membasmi virus

Pertamakalinya saya menghadapi virus yang susah dibersihkan, di sebuah laptop Acer Aspire awalnya menggunakan Windows 7 sebagai OS. Terkena virus entah apa namanya gak jelas, menurut informasi dari internet itu termasuk virus recycler yang cukup merepotkan user, cara kerjanya seperti berikut:
- setiap kali mengklik folder, file atau menu selalu menampilkan tampilan delete confirmation yang artinya objek tersebut akan mau dihapus, padahal tidak ada maksud sepert itu. Ketika mengklik 'No' tetap saja memunculkan pertanyaan untuk konfirmasi penghapusan.
- tombol 'Del' dilock sehingga tidak aktif
- tiap kali masuk ke Task Manager untuk menghentikan service tidak bisa

Awalnya saya pikir ini virus biasa, cari internet virus ini bisa diatasi tanpa format os dengan cara menghapus beberapa service dan menghapus folder recycler yang ada ditiap drive. Namun cara ini tidak berhasil. Menscan dengan antivirus yang sudah terupdate namun tetap tidak bisa juga.

Akhirnya OS saya format, kata orang ini cara bar-bar, singkat cerita sudah delete partisi dan format, menggunakan Windows 7, Windows XP, Linux tetapi cara ini tidak berhasil. Tetap saja virus muncul juga...

Browsing sana-sini dan sharing dengan teman, dapat saran terakhir menformat hardisk menggunakan Low Level Format (LLF). Cara ini lebih ampuh karena menghapus semua isi hardisk sampai bersih sama sekali 100%. Saya menggunakan Darik's Boot And Nuke bisa didownload di http://www.dban.org/download dalam bentuk ISO yang bisa diburn ke dalam CD.
Saya coba jalankan dengan menggunakan perintah "autonuke", tunggu hampir 1 malam dibiarkan saja proses format selesai. Pagi-pagi sudah selesai tinggal install ulang OS. Dan hasilnya mantaaaapp, virus sudah tidak muncul lagi, OS berfungsi seperti normalnya tanpa ada perintah atau konfirmasi penghapusan.

Sunday, June 19, 2011

Windows XP tidak bisa diinstal di Laptop Acer

Beberapa kali coba install Windows XP di latop Acer namun baru sampai progress instalasi tiba-tiba keluar blue screen pertanda Windows XP tidak disupport oleh Acer yang katanya sudah Acer tidak menyedia driver lagi untuk Windows XP.
Setelah googling saya ketemu solusinya, ternyata di Acer bisa diinstall Windows XP, berikut artikel yang saya kutip dari http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20090528043741AAmzNdK

--start--

Acer 4935 dapat diinstal Windows XP, Windows Vista, bahkan WIndows 7. Kamu tidak dapat menginstal Windows XP karena mode IDE MODEnya belum aktif. Bebeda dengan Windows Vista yang sudah support ACHI Mode.
Untuk mengaktifkan IDE Mode :
1. Tekan F2 saat booting ( Terdapat gambar Acer )
2. Masuk TAB MAIN
3. Edit SATA MODEnya
4. Ubah menjadi IDE MODE
5. Save

Dan instal Windows XPnya dijamin bisa 100%

--end---

Friday, June 17, 2011

Hati-hati menggunakan Windows Loader untuk Windows 7

Kali in virus recyler yang suka membuat shortcut kemudian menjalan perintah delete atau format data. Sudah coba scan dengan anti virus juga tidak ketemu, akhirnya saya gunakan cara terakhir dengan memformat, namun virusnya masih tetap ada, sudah install dan format harddisk beberapa kali namun shortcut ini selalu saja muncul. Akhirnya ketemua sumber masalahnya, saya menggunakan Windows 7 menggunakan Windows Loader.exe untuk membuat menjadi ori. Setelah saya install Windows Loader.exe ini muncullah masalah yang tadi. Hati-hati bagi yang menggunakan Windows Loader.exe, ternyata di situ ada virus namun anehnya kejadian ini hanya terjadi di laptop acer aspire 4741, sudah saya install di beberapa pc dan laptop lain tapi masalah ini tidak terjadi.

Monday, June 13, 2011

Error PHP - It is not safe to rely on the system's timezone settings

Setelah beberapa lama happy coding menggunakan php, saya coba upgrade versi php saya dengan versi 5.3.6. Namun ketika saya jalankan semua aplikasi web yang sebelumnya baik-baik saja, tiba-tiba muncul banyak warning error seperti berikut:

Warning: date() [function.date]: It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected 'Asia/Krasnoyarsk' for '7.0/no DST' instead in I:\web\payroll\include\footer.php on line 14

Solusinya adalah timezone di php ini harus diset, dimana di versi sebelumnya secara default tidak diset. Cari php.ini, kemudian di baris date.timezone buang tanda titik-koma dan isikan value timezonenya seperti di bawah:

date.timezone = "Asia/Dhaka"

Timezone yang saya menggunakan "Asia/Dhaka", kemudian simpan perubahan pada php.ini, lalu restart apache. Setelah itu maka aplikasi web jalan normal kembali tanpa warning error seperti di atas.

Monday, February 21, 2011

Hindari Penggunaan JOIN table di MYSQL

Kali ini sedang menghandle database MYSQL dengan ukuran data yang cukup besar >15MB dimana data-data ini diakses di website yang sudah lama online.
Salah satu module yang digunakan, mengambil data dengan cara menjoin 2 table, dimana masing-masing table berisi data yang cukup banyak, tiap table ukuran kira-kira 3MB. Ketika module ini dijalankan aksesnya lama sekali bahkan membuat web server hang dan tidak bisa diakses lagi. Ternyata biang masalahnya adalah karena men-join 2 table dengan ukuran data yang sangat besar itu tidak baik, karena ketika dijoin maka dia akan mencocokkan satu persatu data sebanyak jumlah data di masing-masing table, sehingga membutuhkan memori dan waktu yang banyak.
Solusi, jangan menggabungkan table, jika kondisi data besar, tapi gunakan function terpisah untuk mengambil data di table lain, dimana di function ini tentunya menerima parameter data yang akan dibutuhkan saja. Dan ternyata metode seperti ini sangat optimal dan aksesnya berjalan normal.